News Update :

My Journey

Tour de Singkarak News

Wisata Kuliner Prasmanan malam Kota Padangpanjang
Tampilkan postingan dengan label my journey. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my journey. Tampilkan semua postingan

Air Terjun Nyarai Potensi Wisata yang Belum Terjamah

Jumat, 31 Mei 2013

Air Terjun Nyarai merupakan salah satu air terjun terindah yang kami temukan di Sumatera Barat. Air Terjun ini terletak di Hutan Gamaran, Kec. Lubuk Alung, Kab. Padang Pariaman, Sumatera Barat. Kec. Lubuk Alung terletak di Jalan Lintas Sumatra, lokasinya tidak jauh dari Bandara. Perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau ke Lubuk Alung ditempuh selama  45 menit.

Perjalanan ke Air Terjun Nyarai dimulai dari Desa Gamaran, perjalanan di awali dengan melintasi persawahan warga, setelah itu menyusuri hutan lindung gamaran selama 2 jam, Berikutnya kita akan menyebrangi sungai. Selama perjalanan kita akan melihat fenomona menarik, seperti batu yang berbentuk baret, ada gua kecil serta bendung tinggi yang alami. Rute yang dilalui tidak berbahaya, jika tidak di guyur hujan. Diperlukan 2 kali istirahat, istirahat pertama di dalam hutannya, istirahat kedua di penyebrangan. Setelah menyembrang, kita akan memasuki hutan kembali, kira-kira 1 km perjalan kita akan kembali ke sungai dan memanjat batu besar. Air Terjun Nyarai sudah terlihat dari kejauahan jika kita berdiri di atas batu tersebut.

Tinggi Air Terjun Nyarai mencapai 8 meter, pada musim panas guyuran airnya tidak terlalu deras. Hal yang menarik dari air terjun ini adalah kolam besar yang dilingkari bebatuan,

yang airnya  bewarna kehijauan, kolam ini tepat berada di depan air terjun. Aliran air dari air terjun ke kolam, di bendung oleh dua batu seperti pintu, seperti bendungan yang mengatur debit air yang masuk dari kolam. Semua sisi yang saya ceritakan terbuat secara alami.



Air Terjun Nyarai juga menyimpan potensi menarik lainnya, di dalam kolam hijau tersebut ada ikan, ikan bisa ditangkap dengan pistol tombak atau dengan memancing. Dibutuhkan keahlian khusus untuk menangkap ikan dengan pistol tombak, karna harus menyelam sambil kejar-kejaran dengan ikan. Rasa ikannya luar biasa, enaaak !!!. Dagingnya lembut sekali, manis dan gurih. Manis karena rasa dagingnya dan gurih karena kulitnya.

Disini kita bisa berenang sepuasnya, menangkap ikan dan bermain ayunan dari akar pohon. Waktu tidak akan terasa selama di air terjun, yang dirasakan adalah rasa senang dan ucap syukur kepada Maha kuasa atas ciptaannya.

Aie Angek, Jiwa Yang Menggetarkan

Rabu, 22 Mei 2013


Bermain-main dengan waktu dan angin, baru sadar ternyata badan ini sudah berada di antara tiga kaki gunung. Singgalang-Merapi-Tandikek. Rinai kabut singgalang berusaha membasahi, sembari itu pula kekompakan tandikek dengan singgalang menerobos nalar otak menghipnotis mata untuk berbetah-betah di rumah puisi Taufik Ismail.
Tak sengaja menemukan cerita klasik, alhamdulillah sembari berwisata sastra di ranah yang kaya akan pujangga dan diplomat.. dua-duanya orang pintar berkata-kata. keindahan alam minang memperkaya keindahan kata-kata manusia-manusia yang hidup di celah-celah gunung dan bukit barisan.




Pemberian Tahu - Ketika Dua Cinta Bersastra di Rumah Puisi Taufiq Ismail


Pemberian Tahu
oleh: Chairil ANwar

Bukan maksudku mau berbagi nasib,
Nasib adalah kesunyian masing masing.
Kupilih kau dari yg banyak, Tapi
sebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaring
Aku pernah ingin benar padamu,
Dimalam raya menjadi kanak2 kembali

Kita berpeluk ciumann tak jemu,
Rasa tak sanggup kau kulepaskan.
Jangan satukan hidupmu dengan hidupku,
Aku memang tidak bisa lama bersama.
Ini juga kutulis di kapal, di laut tidak bernama.




Note – World of Words

Visit Minangkabau by WisataMinang.com

 
© Copyright Kaliki Santan on Tour de Singkarak 2010 -2011 | reDesign by Rifki | Published by Borneo Templates | Powered by WisataMinang.com.